
Bandung - Pemain belakang Persib Bandung, Abanda Herman, kini memeluk agama Islam. Berjalan dengan khusyuk, Abanda menjadi mualaf dengan disaksikan langsung oleh rekan-rekannya di ‘Maung Bandung’.
“Asyhadu alla ilaaha illallah wa asyhadu anna muhammadar rasulullah.”
Dua kalimat syahadat itu meluncur tanpa hambatan dari mulut Abanda dan terdengar oleh seluruh tamu yang hadir melalui pengeras suara. Abanda mengucap kalimat tersebut sembari duduk sila beralas karpet di Masjid Nurul Iman, Kelurahan Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, Kamis (18/4/2013), tepat pukul 16.16 WIB
Pengucapan dua kalimat syahadat oleh pesepakbola kelahiran 20 Februari 1984 itu dibimbing oleh Ustaz Jujun Junaedi. Jujun membaca syahadat di hadapan Abanda yang memakai peci putih dan berbalut jubah putih. Lalu mantan pemain Persija itu mengikutinya.
Di samping kanan Abanda duduk pelatih Persib Jajang Nurjaman, sementara Manajer Persib Umuh Muchtar menjadi saksi.
“Saksi sebenarnya cukup dua orang. Tapi ini disaksikan ratusan orang,” jelas Jujun.
Masjid yang lokasinya tak jauh dari rumah Umuh itu desesaki banyak orang, yang di antaranya adalah ibu-ibu pengajian. Usai menjadi muslim, Abanda tersenyum semringah.
Sejumlah pemain Persib yakni Maman Abdurrahman dan Airlangga Sucipto mengabadikan momen tersebut. Keduanya bergegas merogoh ponsel kamera dalam saku celana dan langsung menjepretkannya. Selain itu, player Persib yang hadir antara lain Atep, Cecep Supriatna, I Made Wirawan.
Source: Detiksport
Panduan Pasaran bola

Jakarta - Badan Tim Nasional (BTN) mengisyaratkan tidak akan menunjuk salah satu dari Luis Manuel Blanco atau Alfred Riedl sebagai pelatih baru tim nasional Indonesia.
Hal itu dikatakan Ketua BTN La Nyalla Mattalitti menjelang rapat pihaknya hari ini, Kamis (18/4/2013), yang akan membahas siapa yang akan membesut timnas senior.
Seperti diketahui, setelah memecat Nil Maizar, BTN yang sebelumnya diketuai Isran Noor menunjuk Blanco sebagai pelatih kepala. Namun, di tengah jalan ia “ditelikung” dan timnas “tiba-tiba” ditangani Rahmad Darmawan di pertandingan kualifikasi Piala Asia 2014 melawan Arab Saudi di Jakarta pada Maret lalu. Alhasil, hingga kini Blanco belum pernah menjalani pertandingan bersama skuat “Garuda”.
Terakhir, setelah Isran digeser dan digantikan La Nyalla usai rapat anggota Komite Eksekutif di Surabaya, isu yang muncul adalah BTN akan menggandeng Riedl, yang pernah populer saat melatih Indonesia di Piala AFF 2010. Namun hal itu sepertinya tidak akan terjadi.
Dalam rapat Exco tersebut, Riedl yang diusulkan La Nyalla bersama tiga anggota lainnya ditolak oleh Ketua Umum PSSI Djohar Arifin. Sebaliknya, keinginan Djohar untuk mempertahankan Blanco tidak diterima anggota Exco yang lain.
“Ya, kami pastikan BTN tidak akan menunjuk Alfred Riedl ataupun Blanco sebagai pelatih timnas,” ujar La Nyalla yang juga menjabat sebagai wakil ketua umum PSSI itu, Kamis (18/4/2013).
Untuk itulah, sambung dia, BTN harus mencari jalan tengah dengan tidak memilih dua pelatih itu. Lalu siapa yang akan jadi pelatih kepala timnas? La Nyalla enggan menjawab. Namun kabar yang beredar, Ivan Kolev disebut-sebut bakal didapuk menangani timnas.
“Kami harus mengambil jalan tengah dengan tidak menunjuk keduanya,” tegas La Nyalla.
Ia menambahkan nantinya penentuan pelatih akan diputuskan bersama Komite Teknik, yang diisi oleh sejumlah anggota Exco dan pelatih, di antaranya Erwin Dwi Budiawan, Sartono Anwar, dan Benny Dollo.
Source: Detiksport
Panduan Pasaran bola

Bandung - Bek Persib Bandung Abanda Herman memeluk Islam. Resmi sebagai mualaf, pemain asal Kamerun ini menambah nama di bagian depannya. Ia menyemat identitas baru sebagai Ahmad Abanda Herman.
“Namanya kini Ahmad Abanda Herman. Dia setuju ditambahi nama Ahmad,” jelas Manajer Persib Umuh Muchtar saat didaulat memberikan sambutan sebelum pembacaan dua kalimat syahadat oleh Abanda di Masjid Nurul Iman, Kelurahan Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, Kamis (18/4/2013) sore.
Umuh sempat terisak saat berbicara mengumumkan kabar Abanda berniat menganut Islam di hadapan ratusan masyarakat yang hadir di masjid tersebut.
“Saya terharu dan bangga. Alhamdullilah, Abanda Herman mau masuk Islam. Sebetulnya Abanda sudah bicara berapa kali bicara kepada saya. Sekarang baru terlaksana. Dia pun semalam menyatakan seratus persen siap, dan meminta segera diislamkan,” tutur Umuh.
Tepat pukul 16.16 WIB, dua kalimat syahadat meluncur tanpa hambatan dari mulut pria kelahiran Kamerun 20 Februari 1984. “Asyhadu alla ilaaha illallah wa asyhadu anna muhammadar rasulullah,” ucap Abanda melalui pengeras suara sembari duduk sila beralas karpet di masjid itu.
Penuturan syahadat terlontar dari pemain bertinggi 192 sentimeter itu dibimbing ustaz Jujun Junaedi. Jujun membaca syahadat di hadapan Abanda yang terbalut peci putih dan jubah putih. Lalu mantan pemain Persija yang sebelumnya Nasrani ini mengikuti membaca syahadat.
“Jadi bukan hanya sebatas membaca syahadat saja. Ahmad Abanda Herman harus menunaikan salat dan kewajiban lainnya sesuai syariat Islam,” pesan Jujun kepada Abanda.
Source: Detiksport
Panduan Pasaran bola
Jakarta - Pertandingan Persib Bandung melawan Arema Indonesia dalam laga Indonesia Super League (ISL) yang sejatinya digelar pada tanggal 17 Maret ditunda sampai tanggal yang belum ditentukan.
Hal tersebut disampaikan oleh CEO PT. Liga Indonesia Joko Driyono. Ia mengatakan keputusan tersebut setelah pihaknya menggelar rapat terkait persiapan timnas, yang saat ini sedang menjalani pemusatan latihan alias training centre (TC). Ia pun menolak dugaan bahwa laga ditunda karena bertepatan dengan Kongres.
“Positif dijadwal ulang. Surat baru diterbitkan. Tapi penundaan bukan karena kongres, tapi karena timnas,” ujar Joko saat dihubungi, Kamis (14/3/2013).
Laga Persib versus Arema sejatinya akan digelar Stadion Jalak Harupat hari Minggu (17/3). Kendati laga itu kini sudah positif ditunda, Joko menyatakan pihaknya belum menentukan kapan laga tersebut akan digelar kembali. Sementara itu, partai Persita Tangerang lawan Gresik akan tetap dihelat pada tanggal 17 Maret sebagaimana jadwal semula.
“Akan diputuskan paling lambat Senin setelah kami bicara dengan klub dan televisi pemilik hak siar ISL,” katanya.
Saat ini Badan Tim Nasional (BTN) sudah memanggil 58 nama pemain untuk menjalani pemusatan latihan sebagai persiapan menghadapi Arab Saudi pada tanggal 23 Maret mendatang.
Di daftar itu ada sejumlah pemain dari Persib dan Arema; dari Persib ada Made Wirawan, Tony Sucipto, Sergio van Dijk, Muhammad Ridwan, Firman Utina, dan Hariono, sedangkan dari Arema ada Kurnia Meiga, Victor Igbonefo, Hasim Kipuw, Egi Melgiansyah, dan Greg Nwokolo.
Mengomentari adanya penundaan pertandingan terkait dengan pemusatan latihan timnas tersebut, Pelatih Arema Indonesia Rahmad Darmawan mennyatakan bahwa para pemainnya bisa segera bergabung dengan TC timnas.
“Saya justru baru tahu setelah sampai di Cengkareng dari Malang. Tim berencana kembali ke Malang malam ini. Tapi jika yang dipanggil ke timnas, mungkin akan langsung ke timnas,” jelasnya.
Sumber: Detiksport

“Kami akan melakukan medical check up setelah terbentuk tim utama. Sangat tidak efisien kalau kami periksa semua pemain yang hadir. Jumlahnya ada 58 pemain dan terlalu banyak,” ujar dokter timnas Syarif Alwi di Jakarta, Kamis (14/3/2013).
Menurut Syarif, jumlah pemain sebanyak itu sangat tidak mungkin untuk dicek satu per satu. Meski sebagaian pemain sudah diketahui riwayat kesehatannya,medical cek up akan dilakukan seluruhnya setelah pelatih Luis Manuel Blanco memilih 23 pemain.
“Kami sudah tahu riwayat kesehatan sebagaian pemain. Jadi tinggal dicek saja kualitas fisiknya saat ini. Kalau nanti di antara 23 pemain tersebut ada yang tidak layak dimainkan karena faktor kesehatannya, maka kami akan rekomendasikan ke pelatih untuk diganti dengan yang lainnya.”
Pemusatan latihan timnas saat ini diikuti 13 pemain yakni Denni Marcel, Valentino Telaubun, Nopendi, Raphael Maitimo, Diego Michiels, Husin Rahaningmas, Anggi A. Yusuf, Andik Vermansah, Taufiq, Tonnie Cussell, Stephano Lilipaly, T.A musyafri, Mario Aibekop. Sementara 20 pemain ISL bakal hadir sore ini.
Terkait kondisi pemain saat ini, Syarif menilai tidak ada masalah. “Latihan yang dilakukan oleh pelatih memang sangat berat. Jadi saya setiap hari berjaga-jaga di lapangan menjaga supaya pemain tidak kenapa-kenapa.
“Latihan di siang hari sebenarnya tidak bagus karena kasihan pemain kondisi dan stamina mereka cepat habis. Seharusnya latihan fisik itu dilakukan di tempat dingin,” jelasnya.
Sumber: Detiksport
Jakarta – Tim nasional Indonesia memerlukan biaya tidak sedikit untuk mengikuti Al-Nakbah International Tournament di Palestina. Anggaran itu berjumlah Rp 3 miliar.
“Dananya di atas Rp 3 miliar. Jangan tanya itu dari mana, yang pasti dari dana donatur-donatur. Tugas penanggung jawab timnas tidak hanya ngomong tetapi memikirkan finansial juga,” ujar Penanggung Jawab Timnas Bernhard Limbong di Jakarta, Selasa, (15/5/2012). Continue reading

Malang – Arema Indonesia menang atas tamunya Pelita Jaya dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) dengan skor 3-2. Gol kemenangan tuan rumah yang dicetak Alain N’Kong menuai protes tim tamu.
Dalam pertandingan dihelat di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (28/4/2012), sore WIB, tim tamu membuka kemenangan terlebih dulu melalui tandukkan Greg Nwokolo di menit 9, memanfaatkan tendangan bebas rekannya. Continue reading
Jakarta – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menunjuk Ramadhan Pohan, politisi Partai Demokrat sekaligus Ketua Harian Fair Play PSSI, untuk menjadi manajer timnas senior yang ditangani oleh Nil Maizar.
Wakil Sekjen DPP Ppartai Demokrat itu dipilih menjadi manajer timnas melalui hasil rapat komite eksekutif (exco) yang dilakukan PSSI pada Selasa (17/4/2012) lalu. Ramadhan menggantikan Ferry Kodrat pada posisi tersebut.
“Ramadhan Pohan bukan orang baru tentunya di PSSI. Komitmen dirinya dalam membangun sepak bola Indonesia, yang membuat PSSI memilihnya untuk mendampingi Nil Maizar,” kata Penanggung Jawab Timnas Bernhard Limbong, di kantor PSSI, Senin (23/4).
Limbong menegaskan kalau penunjukan itu murni berdasarkan kemampuannya dan bukan karena alasan-alasan lain. “Pohan itu orang yang sangat dinamis. Mulai hari ini saya sebagai penanggung jawab timnas mengumumkan ini pada rekan-rekan media sehingga beliau sah untuk menentukan pola dan tujuan timnas senior itu sendiri,” ujarnya.
Sementara Ramadhan sendiri mengaku bahwa kepercayaan dari PSSI itu merupakan sebuah kehormatan untuknya. Ia menegaskan bakal berusaha keras untuk membangun kepercayaan pencinta sepakbola terhadap dirinya.
“Bagi kepentingan nasional, ketika ada panggilan dari Merah Putih untuk kita berkiprah. Dalam hal ini memang aktor terpenting dari semuanya adalah para pemain. Nah, kita ini adalah pendukungnya, yang di situ juga ada pelatih dan saya dalam konteks sebagai menager tim lebih pada faktor internal dan eksternal itu yang intinya mengokohkan membuat timnas kita ini bagaimana supaya solid, kokoh, dan memberikan yang terbaik untuk kepentingan merah putih,” bebernya.
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat itu kini sudah dinanti sejumlah tugas seperti turnamen Al-Nakbah di Palestina yang akan diikuti oleh timnas pada 13-24 Mei mendatang.
“Yang ini juga penting karena bukan sekedar perlawatan ataupun memantabkan tim, tetapi menaikkan peringkat sepak bola kita ada poin disana, dan itu juga agenda dari FIFA. Dan kemudian pada tanggal 26 Mei menyiapkan diri untuk melawan Inter Milan, dan kita tahu bahwa Inter Milan di liga italia itu adalah tim papan atas juga,” papar pria yang memiliki sekolah sepak bola di Pacitan, Jawa Tengah, tersebut.
Ramadhan melanjutkan, pada bulan Juni timnas juga akan menghadapi klub asal Inggris, Liverpool. Setelah itu pada bulan Oktober pihaknya mesti bersiap untuk Piala AFF.
“Nah, itu agenda-agenda yang ada dalam waktu dekat. Besok saya akan bergabung dengan timnas di Yogyakarta, untuk melihat latihan yang sudah disiapkan oleh Nil Maizar, pelatih timnas kita,” kata Ramadhan yang memilih politisi PKS, Raihan Iskandar, sebagai wakilnya.
Dikutip dari bola.net, upaya PSSI dalam membentuk tim nasional Indonesia dengan melibatkan pemain asal kompetisi Indonesia Super League (ISL) patut mendapatkan dukungan.
Pasalnya, menurut pelatih Persikab Kabupaten Bandung, kontestan kompetisi Divisi Utama musim 2011/2012 versi PT Liga Prima Indonesia Sportindo, Encang Ibrahim, pembentukan dan pengelolaan tim nasional Indonesia difokuskan untuk lebih mementingkan pencapaian tujuan nasional ketimbang terlalu direpotkan oleh target-target pribadi dan golongan.
“Tim nasional Indonesia harus dimanfaatkan secara optimal dan diisi para pemain terbaik di pentas sepak bola Tanah Air. Sehingga, langkah PSSI dalam menggandeng pemain asal kompetisi ISL atau yang dikelola PT Liga Indonesia (PT LI), termasuk Divisi Utama, sangat tepat. Sehingga, harus didukung dengan hati terbuka dan mengesampingkan kepentingan pribadi dan golongan,” terang pelatih berlisensi A Nasional tersebut kepada Bola.net Minggu (15/4).
Encang mengaku prihatin adanya kisruh yang menyebabkan pemilik klub dan pelatih ISL enggan melepaskan pemainnya ke Timnas. Menurutnya, itu bukanlah sikap yang bijaksana. Terlebih, melanggar hak para pemain dalam membela negaranya.
“Setiap warga negara memiliki hak untuk membela negaranya tanpa syarat atau alasan apapun. Sehingga, ketika pintu Timnas dibuka lebar oleh pak Djohar Arifin Husin, harus dimanfaatkan semaksimal mungkin,” tuturnya.
Pilihan untuk memprioritaskan kepentingan nasional, tambahnya, didasari oleh pertimbangan bahwa kepentingan yang lebih besar akan sukar diwujudkan tanpa adanya kerja sama.
Selain itu, menurut dia, insan sepak bola nasional seharusnya terus mendorong komitmen PSSI untuk menjalankan program penanganan sepak bola yang melahirkan prestasi serius dan nyata.
Encang mengakui, kini masih ada keengganan pelaku sepak bola di bawah naungan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) untuk memberikan komitmen agar lebih nyata mendukung PSSI. Hal itu, lanjutnya, terjadi karena mereka menuduh PSSI tidak mau menunjukkan keinginan serupa.
“Mereka seolah lupa dan terpaku dalam kepentingan kelompok. Terlebih, bahwa pemain klub ISL bisa memperkuat Timnas dianggap terlambat. Padahal, tidak pernah ada kata terlambat untuk kebaikan,” tutupnya.